Bagaimana Hubungan Makna Sila Keempat dengan Simbolnya Kelas 4

Bagaimana hubungan makna sila keempat dengan simbolnya. Pembahasan kunci jawaban tema 5 kelas 4 SD/MI di buku tematik siswa halaman 12. Tepatnya pada materi pembelajaran 2 subtema 1 Perjuangan Para Pahlawan.

Pembahasan kali ini merupakan lanjutan dari tugas sebelumnya, di mana kalian telah mengerjakan soal tentang apa yang dilakukan oleh Raja Purnawarma. Sudah mengerjakannya kan? Jika belum, silahkan cari jawabannya di kolom pencarian!

Bagaimana Hubungan Makna Sila Keempat dengan Simbolnya

Tahukah kamu? Sila keempat : Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Makna sila keempat adalah mendahulukan kepentingan dan tujuan bersama, cinta permusyawaratan dan demokrasi, serta bijak menyelesaikan masalah.

Tulislah makna dari simbol tersebut!

Jawaban: Makna dari simbol ini adalah hewan banteng yang suka berkumpul sama seperti rakyat Indonesia yang menyukai musyawarah dan berkumpul menjadi satu untuk meyelesaikan sebuah masalah.

Bagaimana hubungan makna sila keempat dengan simbolnya!

Jawaban:

Hubungan makna sila keempat dengan simbolnya adalah, sila yang berbunyi “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan” ini disimbolkan dengan kepala banteng pada bagian kanan atas perisai berlatar merah.

Lembu liar atau Banteng (nama Latin: Bos javanicus) merupakan binatang sosial. Banteng ini memiliki sifat suka berkumpul, sama halnya dengan manusia. Dalam berkumpul ini pengambilan keputusan harus dilakukan secara musyawarah salah satunya dengan cara berkumpul untuk mendiskusikan sesuatu.

Hewan banteng, juga dikenal sebagai tembadau, adalah jenis ternak liar yang ditemukan di Indonesia dan beberapa negara lain di Asia Tenggara. Banteng telah dijinakkan di beberapa tempat di Asia Tenggara, dan ada sekitar 1,5 juta banteng domestik, yang disebut sapi Bali.

Banteng ini dijadikan lambang pada sila ke-empat pada desain yang dirancang oleh Sultan Hamid II, yang merancang Pancasila dan memberikan lambang-lambang pada setiap sila Pancasila. Pada Presiden Soekarno memperkenalkan lambang Garuda Pancasila pada sidang Parlemen RIS ke II pada 10 Januari 1950.

Demikian pembahasan kunci jawaban tema 5 kelas 4 halaman 12. Semoga bermanfaat dan berguna bagi kalian. Kerjakan juga soal lainnya pada materi pembelajaran 2 subtema 1. Terimakasih, selamat belajar!