Pokok Pikiran Bacaan Komandan Damkar Meninggal Saat Menyelamatkan

Tuliskan pokok-pokok pikiran dari bacaan Komandan Damkar Meninggal saat Menyelamatkan Anak Buahnya, pembahasan kunci jawaban tema 7 kelas 6 halaman 46 tepatnya pada materi pembelajaran 6 Subtema 1 Pemimpin di Sekitarku.

Pokok pikiran dari bacaan Komandan Damkar Meninggal saat Menyelamatkan Anak Buahnya

Pembahasan kali ini merupakan lanjutan tugas sebelumnya, di mana kalian telah mengerjakan soal-soal pembelajaran 5 di buku tematik siswa kurikulum 2013 revisi 2018.

Ayo Membaca

Komandan Damkar Meninggal saat Menyelamatkan Anak Buahnya

Petugas pemadam kebakaran (damkar) bertaruh nyawa saat memadamkan api. Tak sedikit dari mereka yang meninggal saat berusaha memadamkan api. Seorang petugas pemadam kebakaran bernama Pak Saiful mengenang komandannya yang meninggal saat memadamkan kebakaran di Blok M sekitar tahun 2005. Komandannya yang bernama Pak Subandi tersebut, saat itu terjebak kobaran api dan tidak dapat keluar. Selang air yang dibawa Pak Subandi terputus.

“Pak Subandi sempat melemparkan topi keluar sebagai kode bahwa dia sedang dalam bahaya. Namun, tiba-tiba api meledak dan mengenai tubuhnya,” ungkap Pak Saiful.

Pak Saiful menceritakan bahwa Pak Subandi merupakan seorang pemimpin yang sangat peduli dengan anak buahnya. Meninggalnya Pak Subandi di lokasi kebakaran itu pun karena dia berusaha menyelamatkan tim pemadam yang sedang terjebak di dalam gedung yang sedang terbakar.

Petugas pemadam kebakaran yang telah rela berkorban tersebut saat itu menjabat sebagai Kepala Sektor Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan. Pengorbanan Pak Subandi menjadi pelajaran dan motivasi untuk membangun semangat anak buahnya dalam menjalankan tugas.

Pak Suhada, seorang petugas pemadam kebakaran yang telah 30 tahun bertugas juga menceritakan pengalamannya. Banyak kejadian kritis yang sudah dia lewati selama menjalankan tugas.

“Kalau sudah di depan api, saya sering berpikir jangan-jangan hari ini saya mati. Tetapi alhamdulillah saya masih dikasih kesempatan hidup. Yang penting kita tulus menjalani tugas. Jangan banyak mengeluh,” kata Pak Suhada.

Pak Suhada menceritakan kalau kaki kirinya pernah melepuh terkena air panas saat memadamkan kebakaran di sebuah permukiman. Pak Suhada juga pernah terkena setrum dan runtuhan atap rumah. Kondisi saat kebakaran sangat riuh. Sering pemadam tidak sempat memeriksa kabelkabel listrik yang berserakan. Maka, risiko tersetrum pun harus dia hadapi.

Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 Halaman 46

Ayo Berdiskusi

Diskusikan tugas-tugas berikut bersama kelompokmu.
Tuliskan pokok-pokok pikiran dari bacaan “Komandan Damkar Meninggal saat Menyelamatkan Anak Buahnya”.

Jawaban :

ParagrafPokok Pikiran
Paragraf 1Petugas pemadam kebakaran/ damkar bertaruh nyawa saat memadamkan api.
Paragraf 2Kronologis/peristiwa meninggalnya pak Subandi.
Paragraf 3Pemimpin yang mampu menumbuhkan semangat anak buahnya.
Paragraf 4Pengalaman pak Suhada dalam bertugas.
Paragraf 5Tulus dan tanpa mengeluhnya pak Suhada dalam menjalankan tugas.
Paragraf 6Resiko pekerjaan pak Suhada sebagai petugas pemadam kebakaran.

Lihat pembahasan soal selanjutnya DISINI

Demikian pembahasan kunci jawaban tema 7 kelas 6 SD/MI di buku tematik halaman 46 secara lengkap. Kerjakan juga soal lain pada pembelajaran 6 subtema 1 Pemimpin di Sekitarku di buku tematik siswa. Semoga bermanfaat! Lihat soal lainnya di kolom pencarian: